Selasa, 07 September 2021

DIY Ganti Keyboard Laptop Asus: Awas Jangan Asal Pilih Murah

Keyboard laptop yang rusak jelas sangat menjengkelkan bagi penggunanya. Keyboard laptop yang rusak ditandai dengan beberapa tuts karakter yang tidak merespon, keluar karakter acak di Microsoft Word, atau bahkan tidak memberikan respon apapun. 

Solusi paling mudah dari permasalahan ini adalah dengan membeli keyboard eksternal, tinggal plug and play dan laptop bisa dipakai mengetik kembali seperti sedia kala. Namun sebagian pengguna menilai membawa laptop bersamaan keyboard eksternal dirasa kurang praktis, sehingga solusi terbaik untuk memperbaiki masalah ini adalah dengan memperbaiki keyboardnya. Perbaikan keyboard laptop tidak banyak yang bisa dilakukan, selain dengan menggantinya saja dengan yang baru. 

Cara Mengganti Keyboard Laptop Asus

Salah satu brand laptop yang tak luput dari ancaman kerusakan keyboard adalah Asus, terutama seri Asus segmen low-end dengan rentang harga 3-5 jutaan, mengingat banyaknya peminat laptop di segmen ini. Seperti pada kali ini, aku kedatangan “customer” yang mengeluhkan laptop Asus X441N miliknya ada beberapa tombol keyboard yang tidak memberikan respon. Langsung saja aku menyarankan untuk mengganti keyboard.

Mencari Keyboard Pengganti

Sparepart keyboard pengganti terbaik adalah sparepart original keluaran langsung dari pabrikannya. Namun sayangnya sparepart tersebut tidak mungkin dijual secara bebas, kecuali kita membawanya ke Service Center resmi dengan biaya yang lebih mahal. Alternatif lain buat mendapatkan keyboard original adalah dengan mencari kanibalan dari laptop yang sejenis. Tetapi ketersediaan sparepart semacam ini tergolong agak langka, karena tidak semua orang mau mempreteli laptopnya dan menjualkannya part per part. :p

Solusi terakhir? Ya cari saja di marketplace daring. Untungnya sparepart keyboard laptop Asus X441N ini termasuk mudah dicari. Mulai dari harga Rp60.000-an hingga ratusan ribu dengan embel-embel "original". Walaupun untuk orisinalitasnya agak dipertanyakan, setidaknya kita masih bisa memperoleh sparepart yang paling tidak mendekati keyboard originalnya dengan menghindari membeli sparepart yang murahan.

Keyboard pengganti pun akhirnya aku dapatkan di "TokoHijau" dengan menebus uang hampir sebesar Rp180.000 (Link barang bisa cek di sini). Memang agak mahal ketimbang dari penjual yang lain, namun seller berani memberikan garansi 3 bulan dan menjamin barang original. Benarkah demikian?

O iya by the way, beberapa jenis laptop, seperti Asus X441N misalnya, walaupun merk dan jenisnya sama, tetapi ada varian keyboard yang berbeda warna (warna putih dan hitam). Pastikan warna keyboard penggantinya sesuai dengan keyboard yang lama, ya.

Mengganti Keyboard Asus X441N

Penggantian keyboard Asus X441N ini sebenarnya tidak terlalu sulit. Cukup persiapkan obeng (+)/cengkih/kembang dan prying tool (opsional, bisa pakai pick gitar atau kartu ATM bekas) saja. Bagaimana langkah-langkahnya?

  1. Sebelum membongkar laptop, pastikan laptop dalam kondisi mati/shut down.
  2. Buka semua baut yang berada di bawah laptop.
  3. Jika semua baut sudah terlepas, congkel antara casing bagian atas dan bawah secara hati-hati. Nah proses ini yang lumayan sulit, kalau nggak hati-hati casing laptop bisa patah. Congkel bagian per bagian dengan plastik prying tool. Kalau pun nggak punya, bisa pakai pick gitar atau kartu ATM yang tidak terpakai. Jika masih tidak punya bisa pakai kuku tangan yang agak panjang. Jangan mencongkel dengan obeng atau pisau, laptop Anda bisa lecet dan gompel akibat benda keras tersebut.


  4. Apabila kedua bagian casing telah terpisah, angkat pelan-pelan casing atas. Lepaskan kabel keyboard dan touchpad dengan mengangkat pengunci kabel fleksibelnya.


  5. Setelah casing atas terlepas Anda bisa melepas keyboard yang lama dengan melepas besi pada sebelah kiri (lihat gambar) terlebih dahulu. Bila keyboard masih menempel, tarik saja keyboardnya secara perlahan sembari menekannya dari atas.


  6. Jika keyboard yang lama sudah terlepas, pasang keyboard baru dengan meletakkannya di casing atas. Pastikan tombol keyboard pas dengan lubang-lubang casing tersebut. Tekan ujung-ujung keyboard dari bawah agar dapat terkunci oleh plastik penahan keyboard, dan pasang kembali besi penahan keyboard.
  7. Pasang kabel fleksibel keyboard dan touchpad ke motherboard laptop. Lepaskan plastik pelindung kabel fleksibel keyboard baru sebelum memasangnya ke motherboard.

    Lepaskan plastik pelindung yang menutupi kabel fleksibel sebelum memasangnya ke motherboard.

  8. Tutup cover atas dengan menekan pinggiran laptop secara perlahan hingga berbunyi klik. Kemudian pasang semua baut yang ada di bawah laptop. Voilà! Keyboard laptop pun berhasil diganti.


Hindari Membeli Keyboard Murahan

Feeling ngetik dengan keyboard baru ini, menurutku mirip seperti keyboard aslinya. Material plastik tombol-tombolnya pun rasanya sama persis dengan yang aslinya. Tuts tiap tombol pun terasa solid, tidak terasa wobbly ketika menekan-nekannya dari sudut tuts. Walaupun tombol yang berlogo Windows terasa agak nyangkut ketika ditekan, tetapi secara keseluruhan saat dipakai mengetik tak terasa berbeda dari keyboard aslinya.

Sekilas memang rasanya seperti keyboard aslinya. Tetapi apabila diperhatikan, ada beberapa perbedaan-perbedaan dari keyboard pengganti ini dengan keyboard aslinya. Perbedaan yang paling kelihatan adalah font tulisan di keyboard tampak berbeda.

Font tulisan di keyboard berbeda antara yang asli bawaan dengan sparepart "original"

Dengan harga hampir Rp180.000 menurutku sudah sangat worth it. Walaupun segi orisinalitasnya kita tidak tahu apakah benar-benar orisinil keluaran resmi dari Asus, atau sekedar buatan pihak ketiga yang secara kualitas menyamai dari keyboard bawaannya. Penjual pun berani memberikan garansi 3 bulan ganti baru apabila keyboard terjadi kerusakan yang bukan disebabkan oleh user dalam kurun waktu kurang dari 3 bulan.

Sebenarnya ada keyboard lain yang harganya jauh lebih murah dari yang aku pakai ini. Hanya sepertiganya saja, alias hanya sekitar Rp60.000an. Menurutku, membeli keyboard pengganti sebaiknya hindari yang murahan alias KW. Dari pengalamanku pribadi, keyboard-keyboard murahan seperti ini akan berdampak pada kenyamanan mengetik berkurang, tuts keyboard yang wobbly, material yang tipis, dan gampang rusak. Apalagi peran keyboard di laptop sangat penting, bukan? Belum lagi mengganti keyboard laptop tergolong susah-susah gampang. Ngirit boleh, tapi jangan asal pilih murah!


***

Demikianlah tulisanku kali ini. Semoga dapat bermanfaat bagi pembaca sekalian. (:

bm

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Posting Komentar

ads
avatar
Admin THE-Mangcoy Online
Welcome to THE-Mangcoy theme