Kamis, 08 Oktober 2020

Amharic Cursed Meme: Mantra Setan Yang Lagi Ngetren?

Ketika postingan ini ditulis, lagi hangat-hangatnya isu penolakan Omnibus Law yang baru saja disahkan oleh DPR RI. Isi Undang Undang yang dirasa hanya memihak kepada korporat dan merugikan kesejahteraan para rakyat mendapatkan reaksi penolakan yang keras dari masyarakat. Mulai dari buruh, pekerja, rakyat biasa, mahasiswa, bahkan katanya siswa-siswa SMK juga ikut turun ke jalan. Walaupun masih diterpa bencana pandemi COVID-19, tidak menyurutkan mereka untuk memperjuangkan hak-hak rakyat. Tak hanya itu, warganet turut serta menyemarakan penolakan UU Cipta Kerja di dunia maya. Salah satunya dengan menaikan tagar #MosiTidakPercaya di media sosial Twitter.

Salah Satu "Mantra Setan" Yang Menyerang Akun Twitter DPR RI

Fenomena di media sosial yang cukup menarik menurutku adalah ketika para netizen menyerang akun-akun yang berbau pemerintahan dengan membalas/mengomentari suatu postingan di akun tersebut, dengan bahasa asing yang (mungkin) belum pernah kita dengar, dan biasanya diikuti dengan gambar-gambar yang menyeramkan. Tak sedikit pula banyak warganet lain yang terheran-heran, ada apa sih dengan tulisan tersebut? Ada yang menjawab kalau tulisan itu adalah sebuah mantra semacam santet yang ditujukan untuk si pemilik akun, ada yang menjawab dengan candaan receh, dan ada yang sekedar nyimak untuk ikutan mencari jawaban. Tapi apasih itu sebenarnya?

Kalau kita salin teks tersebut, kemudian mem-paste-kan ke laman Google Translate, Google mendeteksi teks tersebut adalah Bahasa Amhar. Bahasa Amhar ini sendiri adalah bahasa nasional dari negara Etiopia, sebuah negara yang terletak di Benua Afrika bagian timur. Jadi sebelum menduga-duga yang berujung termakan hoaks, bahasa ini ngga ada kaitannya dengan om jin maupun setan yaa wkwk.

Mengutip dari knowyourmeme.com, pengguna Twitter @cursed66666 memposting sebuah tweet yang isinya sebagai berikut,

Your sinful soul is beyond salvation and you will know neither peace nor pain, only the endless cold of emptiness The time of repentance is over, because your crimes outweigh any commission by your evil type The end is close, the vessels of sin Oblivion awaits Praise to Allah

Kalo diterjemah ke Bahasa Indonesia, artinya menjadi "Jiwamu yang berdosa berada di luar keselamatan dan Anda tidak akan mengetahui kedamaian maupun kesakitan, hanyalah kehampaan yang dingin tak berujung. Waktu untuk bertobat telah berakhir, karena kejahatanmu melebihi perbuatan jahatmu. Kiamat sudah dekat, bejana pengampunan dosa menunggu Puji kepada Allah.". Sembilan hari kemudian, pengguna Twitter yang sama memposting tulisan yang sama, namun diterjemahkan menjadi Bahsa Amhar dan diiringi dengan empat gambar yang creepy.


Singkat cerita, teks tersebut dipopulerkan oleh pengguna Twitter ketika Presiden Amerika Serikat, Donald Trump ter-diagnosis positif COVID-19. Para netizen membanjiri kolom "Reply" dengan teks Bahasa Amhar tersebut. Kemudian, tak lama kejadian tersebut isu Omnibus Law pecah di Indonesia, dan warganet Indonesia ikut-ikutan tren creepy tersebut yang mungkin ditujukan sebagai bentuk kekecewaan warganet terhadap pemerintah.

ኃጢአተኛ ነፍስህ ከመዳን በላይ ናት እናም ሰላምን ወይም ሥቃይን አታውቅም ፣ የንስሐ ቅዝቃዜ ብቻ አብቅቷል ፣ ምክንያቱም ኃጢአቶችህ ከማንኛውም ተልእኮ የላቀ ስለሆነ ፣ መጨረሻው ቀርቧል ፣ የኃጢአት መርከቦች

Jadi, jangan berspekulasi yang tidak-tidak ya guys. Jangan membangun berita-berita yang melenceng ditengah-tengah konflik yang sedang terjadi. Teks yang katanya mantra setanlah, ilmu santetlah, atau apalah itu hanya sekedar Tweet seseorang yang di-translate ke bahasa asing oleh Mbah Google. Ngga ada hubungannya dengan hal-hal mistik sekalipun! Mungkin penulis aslinya lagi gabut, ga ada kerjaan, jadi beliau nulis aja di akun Twitternya (persis seperti penulis blog ini yang gabut ngga ada kerjaan). Menurutku, Bahasa Amhar dipilih untuk menambah tingkat ke-creepy-annya, karena bahasa tersebut persis seperti bahasa-bahasa kuno yang sering ditemukan di tembok-tembok peninggalan manusia terdahulu (Ya padahal basic-nya Bahasa Amhar sendiri ialah bahasa kuno yang masih ada penuturnya hingga sekarang). Intinya, apapun yang sedang terjadi, bijaklah bersosial media #eyaak 👍

bm

Nemo enim ipsam voluptatem quia voluptas sit aspernatur aut odit aut fugit, sed quia consequuntur magni dolores eos qui ratione voluptatem sequi nesciunt.

Posting Komentar

ads
avatar
Admin THE-Mangcoy Online
Welcome to THE-Mangcoy theme